Panasnya cuaca akhir-akhir ini jadi satu rintangan khususnya buat kamu yang kerja di luar ruang. Untuk meminimalisasi efek jelek dari cuaca panas ini, ada beberapa langkah yang dianjurkan oleh dokter.

"Bawa serta bekal air putih untuk diminum dengan periodik," pendapat dokter spesialis gizi klinik, Diana Sunardi pada Liputan6.com .

Yakinkan untuk minum air putih yang dibawa sebelum haus menyerang. Jika telah haus itu bermakna Anda telah alami dehidrasi mudah.

Dehidrasi di kuatirkan dapat membuat beberapa permasalahan serius. "Awalannya kemungkinan merasakan sulit konsentrasi, selanjutnya pusing serta dibarengi buang air kecil yang pekat," kata Diana di interviu yang berlainan.

Staf pengajar Departemen Pengetahuan Gizi FKUI - RSCM Jakarta ini merekomendasikan untuk memakai pelindung waktu ada di luar ruang. Contohnya memakai payung atau topi waktu berjalan dan pilih baju yang 'ringan' serta menyerap keringat.

Suhu udara yang lebih panas ini menurut Tubuh Meteorologi, Klimatologi serta Geofisika (BMKG) berlangsung sebab tempat semu matahari yang ada di seputar daerah Indonesia sisi selatan. Meliputi Sulawesi Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara dan lain-lain.

"Berdasar persebaran suhu panas yang menguasai ada di selatan Khatulistiwa, ini erat hubungannya dengan gerak semu Matahari," kata Deputi Bagian Meteorologi R Mulyono R Prabowo seperti diambil dari Di antara, Selasa (22/10/2019).

Pada Oktober, tempat semu matahari akan ada di seputar daerah Indonesia sisi selatan, yakni Sulawesi Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara dan lain-lain.

Keadaan ini mengakibatkan radiasi matahari yang diterima oleh permukaan Bumi di daerah itu relatif jadi makin banyak, hingga akan tingkatkan suhu udara pada siang hari.