Manusia jadi makhluk ciptaan Tuhan memang dibuat tidak dapat lepas dari lingkungan sekelilingnya. Jadi makhluk paling mulia, manusia harus dapat mengurus serta manfaatkan alam, terhitung tanaman, secara baik serta bertanggungjawab. Demikian juga dalam design interior. Fundamen pertimbangan jika manusia tidak dapat lepas dari alam, membuat design interior yang baik mengikutkan komponen alam ke komponen bentuknya. Bukan hanya untuk tunjukkan kehadiran manusia yang terkait erat dengan alam, tapi memang sebab komponen alam dibutuhkan untuk wujudkan design interior yang nyaman serta fungsional.

Ditengah-tengah perkembangan jaman serta aktivitas manusia saat ini, diperlukan design interior yang fungsional, nyaman, kreatif, serta praktis. Perihal ini pula yang memicu pentingnya pengetahuan mengenai beberapa jenis tanaman pelengkap design interior modern. Banyak fakta yang jadikan tanaman penting dilibatkan dalam design interior. Hijaunya tanaman memberikan kenyamanan serta kesegaran pemikiran. Cerahnya warna-warni bunga menceriakan situasi. Oksigen yang dibuat tentulah sehatkan. Serta, beberapa macam tanaman dapat menetralisir toksin semacam formaldehida, toksin pemicu masalah pernafasan, permasalahan neurologis, serta kanker. Diluar itu, kehadiran tanaman dalam design interior dapat jadi ‘focal point’ yang percantik ruangan.

1. Pakis Sarang Burung (Kadaka)

Tanaman pakis atau semacam paku-pakuan (Pteridophyta) ini banyak tumbuh di hutan-hutan Indonesia. Type tanaman pakis memang daunnya berlainan serta unik. Panjang daunnya seputar 25-35 cm serta cukup tebal. Variasi kadaka ada banyak type, misalnya: kadaka ular, kadaka osaka, serta kadaka keriting. Makin unik memiliki bentuk, nilai jualnya juga makin tinggi. Tidak hanya indah, unik, serta ciri khas Indonesia, tanaman ini pas jadi perlambang keindahan design minimalis. Perawatannya juga gampang. Berikut penyebabnya, Studio Air Putih manfaatkan pakis sarang burung (Aspienium Scorpio) di P_House, meneranginya dengan sinar matahari, serta membuatnya ‘focal point’ yang cantik serta elok.

2. Sansevieria (lidah mertua)

Waktu mendesain interior untuk Studio Apartment ini, JR Desain mendapatkan rintangan untuk membuat interior bergaya industrial minimalis yang berkesan bersih serta senyaman di hotel. Sansevieria type ‘Black brazilian’ diambil jadi tanaman pelengkap design interior yang membuahkan banyak oksigen, perawatannya gampang, serta tak perlu seringkali disiram. Langkah pengembangbiakannya gampang sebab Sansevieria membuahkan tunas anakan di sekitarnya.

Nama Sansevieria adalah penghormatan buat Pietro Antonio Sanseverino yang sukses menangkarkan tanaman ini. Tanaman ini disukai jadi tanaman hias sebab gampang perawatan serta pembudidayaannya. Sansevieria bisa tumbuh dalam keadaan sedikit air atau kering serta tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Sansevieria disukai bukan karena hanya kekhasan daunnya, tetapi populer jadi tanaman penyerap polusi paling banyak. Tanaman ini mempunyai senyawa yang dapat menyerap radiasi (computer serta perlengkapan elektronik yang lain), karbondioksida (formaldehida, xylene, serta toluene), asap rokok, serta 170 polutan yang lain dan mengubahnya jadi oksigen. Di Cina, Korea, serta Barbados, Sansevieria diakui jadi pembawa peruntungan. Bentuk daun Sansevieria dengan tulang daun sejajar, menegaskan kesan-kesan minimalis dalam design interior.
3. Tanaman palem

Sebagian besar type tanaman palem bisa jadikan pelengkap design interior sebab tumbuhnya tegak serta penampilan daunnya juga cantik. Tanaman palem baik dalam menyerap polutan. Tetapi, tanaman palem memerlukan sedikit perhatian lebih, sebab harus disiram dengan teratur. Garis-garis tulang daun serta batang palem bersatu serasi dengan garis-garis pada lantai kayu, furniture, serta tirai di Regency 21. Lewin Nuramin manfaatkan ketegasan garis-garis dari tulang daun palem untuk menguatkan kesan-kesan minimalis, sekaligus juga jadi keseimbangan faktor lengkung pada bentuk wastafel serta keran di kamar mandi Rumah W.

4. Sirih Gading (Devil’s Ivy)

Sirih gading (Golden photos atau Epipremnum aureum) terhitung tanaman rambat yang unik, gampang perawatan, serta pengembangbiakannya. Daunnya berupa hati, berwarna hijau tua atau hijau tua dengan corak kuning gading. Sirih gading bisa bertahan hidup pada suhu dingin serta sedikit sinar matahari. Daunnya dapat menyerap beberapa polutan di udara.

Jika ditanam di pot, ukuran daunnya kecil dengan diameter seputar 5-10cm. Tapi, bila ditanam langsung di tanah luas, diameternya dapat sampai 30 cm. Potongan batangnya dapat terus tumbuh bila di rendam air di bagian ruasnya, serta dapat ditempatkan dikamar mandidengan pot transparan. Sirih gading menjuntai cantik dari dalam pot gantung. Jadi, sirih gading pas ditanam di beberapa media, langsung di tanah luas, di pot biasa serta pot gantung, atau di air.

5. Tanaman karet hias (Ficus lyrata)
Ficus lyrata sebetulnya semacam tanaman karet hias, dengan daun yang tebal serta lebar. Warna daun hijau tua dan dapat menyerap formaldehida serta banyak membuahkan oksigen. Ficus lyrata dapat bertahan di wilayah temperatur rendah dengan sedikit pancaran cahaya matahari. Tanaman ini pas jadikan pelengkap design interior modern dengan keperluan tanaman berdaun lebar jadi komponen ‘hijau’ untuk ruang. Lewin Nuramin menempatkan pot yang ditumbuhi Ficus lyrata di atas lantai kayu di Rumah W. Warna hijau tua serta coklat kayu bersatu cocok dalam membuat ke situasi alami yang nyaman serta elok.

6. Agapanthus
Nama Agapanthus datang dari kata Yunani yakni “agape” yang bermakna cinta serta “anthos” yang bermakna bunga. Jadi, Agapanthus bermakna bunga cinta. Juga dikenal jadi Lily of the Nile, Blue Lily, atau African Lily.

Bunga Agapanthus bergerombol serta tampil anggun dengan gradasi warna biru keunguan. Agapanthus dikembangbiakkan dengan umbinya, toleransi pada panas serta kering, daunnya mirip rumput, tidak gampang rontok, serta bunga birunya cantik bergerombol seperti bola bunga. Kuntum bunganya yang cantik akan mekar pada musim kemarau serta bertahan sepanjang beberapa waktu untuk jadi teduh panasnya musim kemarau.

Tanaman bunga yang terhitung family Amaryllidaceae ini, cukup gampang perawatannya sebab perlu disiram 1x satu hari. Bila ditanam di pot, diameter pot semestinya tidak besar, seputar 20-30 cm saja. Bila ukuran pot begitu besar, daun akan tumbuh lebih subur, serta susah berbunga.

7. Philodendron

Philodendron mempunyai daun lebar berupa hati. Gampang perawatannya sebab bisa bertahan hidup pada lingkungan yang terserang cahaya matahari atau yang tidak. Philodendron bisa menyerap toksin formaldehida dari perlengkapan rumah tangga, seperti furniture dari kayu, particle board, karpet, bahan pembersih, minyak tanah, serta asap rokok. Tanaman ini mendapatkan penghargaan Royal Horticultural Society’s Award of Garden Merit serta direferensikan jadi tanaman untuk interior.

Tetapi, getah philodendron dapat mengakibatkan iritasi kulit. Tanaman ini beracun bila dikonsumsi sebab memiliki kandungan kristal kalsium oksalat. Dampak keracunannya berlainan, dari mulai pembengkakan kronis sampai masalah peranan pernafasan.

8. Bunga Aster

Bunga aster banyak disukai jadi tanaman hias serta pelengkap design interior sebab warnanya yang cerah serta beragam macam. Zeno Living pilih warna ungu serta putih untuk membuat cerah Kekinian Minimalist Kitchen with Marmer. Tidak hanya jadi tanaman hias, bunga aster adalah pengusir nyamuk alami karena memiliki kandungan zat pyrethrin, yang biasa dipakai jadi kombinasi bahan obat nyamuk bakar.

9. Pachiara (pohon uang)

Pachiara lebih diketahui jadi ‘pohon uang’ sebab beberapa orang yang menganggap jadi pembawa rezeki. Biasanya, batang pachiara yang tinggi ramping dibonsaikan atau dikepang supaya tampil bagus untuk percantik design interior.
Antony Liu + Ferry Ridwan / Studio TonTon manfaatkan tanaman ini jadi pelengkap interior gardenJS House. Pachiara dipertemukan bersama dengan lukisan rimba pada latar belakangnya serta bentangan kerikil pipih jadi ‘permadaninya’ untuk meningkatkan kealamian interior garden yang diperlengkapi meja serta bangku kayu yang menyengaja di-finishing kasar.

10. Spider plants (Chlorophytum comosum)

Tanaman type rumput-rumputan ini seringkali jadi pelengkap design interior bergaya ekletik. Daunnya yang panjang menjuntai seperti kaki laba-laba, tampil bagus dalam pot serta diposisikan pada frame kayu pada dinding Kembang Murni House. Warna serta bentuk daun mirip lidah mertua (Sansevieria), tetapi tidak keras hingga menjuntai dengan indah. Tanaman yang waktu hidupnya lumayan lama ini, malah tumbuh secara baik dengan pencahayaan matahari tidak langsung, hingga pas jadi pelengkap design interior.

11. Tanaman jade

KOMA dengan cerdas pilih serta tempatkan tanaman jade untuk memberi kesan-kesan ‘homey’ serta nyaman di townhouseGraha Natura Blok AA yang mungil.

Tanaman jade diketahui jadi ‘money tree’ si pembawa peruntungan serta simbol persaudaraan yang erat. Daunnya yang tebal serta kecil dengan warna hijau tua, dengan cantiknya lengkapi design interior kamar tidur penting Graha Natura Blok AA. Tanaman ini toleransi pada sedikit sinar, tapi akan terlihat lebih sehat serta warna hijau tuanya makin fresh bila diletakkan di samping jendela yang terserang cahaya matahari. Perawatannya benar-benar gampang, serta bisa bertahan tanpa ada air sampai satu bulan. Tanaman jade bisa menyerap polusi udara, khususnya dari cat serta thinner.

12. Monstera deliciosa

Salah satunya type tanaman yang sedang trend sekarang ialah Monstera deliciosa yang tampil cantik untuk membuat kesan-kesan tropis dalam design interior. Bentuk daunnya yang lebar mirip hati dengan beberapa lubang, membuat tanaman yang terhitung Philodendron ini gampang dikenali. Monstera deliciosa gampang tumbuh di Indonesia sebab iklimnya seperti dengan habitat aslinya di rimba hujan tropis di Meksiko serta Amerika Tengah.

Sebab keindahan serta kekhasan daunnya dan batang basahnya bertahan lama sesudah dipotong, HelloEmbryo manfaatkan Monstera deliciosa jadi ‘point of interest’ di kamar tidur 414 Commonwealth.

Design interior tidak selalu mengenai penataan serta pendayagunaan furniture, beberapa bahan kain ‘fabric’, atau benda mati bikinan manusia semata-mata. Design interior akan berarti dalam memberi kenyamanan pada penghuninya bila manfaatkan tanaman jadi sisi dari komponen bentuknya. Banyak type tanaman yang bisa jadikan tanaman pelengkap design interior modern. Tanaman itu bukan sekedar unik serta indah dengan bentuk serta warnanya, tapi banyak juga faedahnya. Tak perlu takut ribet mengikutkan tanaman jadi komponen design interior.