Foto : Canva pro

Apakah Anda mengalami nyeri pada gigi belakang Anda? Jika iya, maka gigi belakang atau yang disebut dengan gigi geraham bungsu Anda sedang bermasalah. Kenapa ya bisa begitu? Mari kita bahas mengenai gigi geraham bungsu yang bisa menyebabkan impaksi; satu kondisi yang terhitung sebagai manfaat perawatan gigi dari produk asuransi yang sudah Anda miliki.

Mengenal Gigi Geraham Bungsu Lebih Jauh

Gigi bungsu atau gigi geraham bungsu adalah gigi geraham terakhir yang terletak di paling belakang. Gigi ini muncul ketika seseorang memasuki usia remaja atau dewasa, yaitu sekitar usia 17-25 tahun. Dilansir dari laman tanyapepsodent.com, dokter dan ahli gigi dunia menyebutkan bahwa gigi geraham bungsu ini sebenarnya penting sekali untuk menghadirkan keselarasan gusi. Sehingga, tatanan gigi akan lebih berimbang dalam mengunyah. Maksud berimbang adalah Anda dapat menggunakan semua gigi geraham mulai dari geraham depan, belakang, hingga bungsu untuk bergantian mengunyah makanan. Keuntungan gigi geraham bungsu adalah meminimalkan terjadinya aus pada gigi geraham lainnya karena lebih sering digunakan untuk mengunyah makanan.

Masalah yang Timbul Akibat Gigi Geraham Bungsu

Karena tumbuhnya paling terakhir, gigi geraham bungsu ini tidak memiliki ruang yang cukup untuk keluar dari gusi. Selain itu, tatanan gigi yang sudah tidak berubah dan tiba-tiba muncul gigi geraham bungsu menjadi sangat menyakitkan karena tidak ada tempat bagi geraham bungsu untuk tumbuh. Hal inilah yang bisa menyebabkan Anda mengalami impaksi atau gigi tidak tumbuh atau keluar dengan sempurna. Akhirnya, gigi hanya keluar sebagian atau bahkan tidak keluar sama sekali.

Tidak hanya impaksi, ternyata gigi geraham bungsu juga bisa mengalami patah. Penyebab patahnya gigi geraham bungsu bisa karena mengalami keropos atau kerusakan. Keropos atau kerusakan yang dialami ini berawal dari perawatan gigi dan gusi yang kurang baik. Untuk itu, perhatikan ketika Anda mengosok gigi. Usahakan sikat gigi menjangkau bagian gigi geraham bungsu, ya. Sebab, makanan yang tersisa dan tidak bisa dibersihkan akan merusak gigi geraham bungsu secara perlahan.

Selain dua hal di atas, masalah serius lain yang dapat ditimbulkan adalah gigi geraham bungsu dan gusi yang membusuk. Gigi bernanah atau yang dikenal dengan abses gigi bisa terjadi karena berbagai hal seperti mengonsumsi makanan manis yang mengandung gula dan cokelat. Komplikasi dari gigi geraham bungsu yang bernanah bisa menyebar ke bagian selain rahang seperti leher, kepala, atau bagian tubuh lainnya.

Pengobatan Gigi Geraham Bungsu

Jika pertumbuhan dari gigi geraham bungsu tidak sesuai, sebaiknya Anda langsung melakukan konsultasi pada dokter gigi. Pengobatan pada gigi geraham bungsu yang mengalami impaksi akan disesuaikan dengan tingkat keparahannya. Jika gigi geraham bungsu yang mengalami impkasi menimbulkan gejala, maka dokter akan menyarankan Anda untuk mencabutnya. Jika tidak memiliki gejala apa pun, biasanya dokter akan memantau kondisi gigi geraham bungsu secara rutin atau tetap melakukan pencabutan guna menghindari permasalahan pada gigi kedepannya.

Apakah Anda mengalami impaksi pada gigi geraham bungsu juga?